Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur dalam Perspektif Disiplin Pegawai Negeri Sipil

irene2

Salah satu strategi pemerintah dalam pencapaian pemerintahan yang baik (good governance) adalah reformasi birokrasi yang didalamnya terkandung  pembaharuan dalam penataan organisasi,  penataan tata laksana (business process) dan penataan  Sistem manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur. Hal ini disebabkan praktek Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang masih berlangsung, pelayanan publik yang belum mampu memenuhi harapan, efisiensi, efektifitas dan produktifitas pemerintah yang belum optimal serta  tingkat disiplin dan etos kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS ) yang masih rendah.

Terkait dengan tingkat disiplin dan etos kerja PNS sebagai bagian dalam road map reformasi birokrasi, pemerintah telah memberikan suatu regulasi baru dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil yang mengatur kewajiban, larangan dan sanksi apabila kewajiban-kewajiban tidak ditaati oleh pegawai negeri sipil. Menurut Penjelasan Peraturan di atas, disiplin PNS itu sendiri diartikan sebagai kesanggupan PNS mentaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang apabila tidak ditaati atau dilanggar akan dijatuhi hukuman disiplin.

KEWAJIBAN DAN LARANGAN PNS

Peraturan Pemerintah No 53 Tahun 2010 merupakan kode etik yang memuat tentang kewajiban dan larangan bagi setiap PNS. Kewajiban tersebut antara lain :

1.      Mengucapkan sumpah PNS dan sumpah jabatan sesuai perundang-undangan  yang berlaku.

2.      Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, UUD 1945 serta mentaati segala peraturan perundang undangan yang berlaku.

3.      Melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada PNS dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab.

4.      Mengutamakan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi atau golongan.

5.      Memegang rahasia jabatan yang menurut sifatnya atau menurut perintah harus dirahasiakan.

6.    Bekerja dengan jujur, tertib, cermat dan bersemangat serta melaporkan dengan segera kepada atasannya apabila mengetahui ada hal yang membahayakan atau merugikan negara.

7.      Masuk kerja dan mentaati waktu kerja.

8.      Mencapai sasaran kerja pegawai yang ditetapkan.

9.      Memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat.

10. Memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengembangkan karier dan mentaati peraturan kedinasan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang.

Sedangkan larangan bagi setiap PNS antara lain :

1.      Menyalahgunakan wewenang.

2.      Menjadi perantara untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau orang lain dengan menggunakan kewenangan orang lain.

3.      Tanpa izin Pemerintah bekerja untuk negara lain,  lembaga atau organisasi internasional,  perusahaan asing, konsultan asing, atau lembaga swadaya masyarakat asing.

4.     Memiliki, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan atau meminjamkan barang-barang  milik negara secara tidak sah.

5.    Melakukan kegiatan bersama dengan atasan, teman sejawat, bawahan, atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan, atau pihak lain, yang secara langsung atau tidak langsung merugikan negara.

6.      Memberi atau menyanggupi akan memberi sesuatu kepada siapapun baik secara langsung atau tidak langsung dan dengan dalih apapun untuk diangkat dalam jabatan.

7.      Menerima hadiah atau pemberian dari siapapun juga yang berhubungan dengan jabatan atau pekerjaannya.

8.      Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahannya.

9.      Melakukan suatu tindakan yang menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayani sehingga mengakibatkan kerugian bagi yang dilayani.

10.    Menghalangi jalannya tugas kedinasan.

11.    Memberikan dukungan kepada calon Presiden atau Wakil Presiden, DPR atau DPRD  dengan cara ikut serta kampanye, menjadi peserta kampanye dengan menggunakan atribut partai atau atribut PNS, mengerahkan peserta  kampanye dari PNS lain, dan menggunakan fasilitas negara untuk kampanye.

SANKSI DISIPLIN PNS

Pelanggaran disiplin PNS adalah setiap ucapan, tulisan atau perbuatan PNS yang tidak mentaati kewajiban atau melanggar ketentuan disiplin PNS baik yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kantor. Pelanggaran disiplin tersebut akan mendapatkan sanksi disiplin yang berupa  :

a. Hukuman Disiplin Ringan

Berupa teguran lisan, teguran tertulis ataupun pernyataan tidak puas secara tertulis.

b.  Hukuman Disiplin Sedang

Berupa penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 (satu) tahun, penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun atau penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun.

c.  Hukuman Disiplin Berat

Berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 (tiga) tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS, pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.

 Peraturan pemerintah tentang disiplin pegawai merupakan kode etik yang menjadi patokan bagi sikap mental pegawai yang wajib dipatuhi. Sampai saat ini gambaran umum PNS adalah kerja santai, rendahnya minat untuk melayani publik, bolos kerja, datang tidak sesuai jam kerja, pulang kerja dan maraknya tindakan korupsi dan kegiatan tidak displin lainnya. Hal tersebut di atas terjadi karena ketidaksesuaian kompetensi yang dimiliki, jalur karier yang tidak jelas serta anggapan dalam internal PNS bahwa kerja sedikit atau kerja banyak pendapatan tetap sama. Terkait kondisi tersebut, maka pemerintah terus melakukan reformasi birokrasi dalam tubuh PNS. Perlu disadari bahwa pekerjaan tersebut tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat tetapi harus dilakukan secara berkesinambungan. (Irene Marizkha)

 

Referensi:

Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010

4 Responses to Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur dalam Perspektif Disiplin Pegawai Negeri Sipil

  1. Betul…..semoga pns semakin profesional!

  2. marizkha says:

    setuju mas yudi ……

  3. dedi ibot says:

    setuju deh :) apa kabar mbak ?

  4. raja says:

    Hanyalah sebuah aturan,aturan yg byk dilanggar.korupsi tapi bangga!Tidak malu sma orang yg kerja keras sampai malam.Dan yang bayar pajak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>